Teknik Mengawetkan Makanan dan Tetap Aman di Konsumsi

Teknik mengawetkan makananĀ Agar bisa tahan lama, banyak orang yang suka mengawetkan beberapa jenis makanan. Sehingga makanan ini bisa lebih tahan lama dan tidak mengalami pembusukan serta tetap aman bila mau disantap atau dinikmati.

Selain itu bila mau dikirim ke tempat yang jauh, makanan ini tidak akan rusak dan rasanya tetap lezat.

Ada beberapa cara dan teknik mengawetkan makanan Teknik mengawetkan makanan yang bisa dipraktekan sendiri.

Contohnya dengan. Bahan yang digunakan adalah garam dapur. Karena itu banyak yang memberinya dengan nama penggaraman. Garam mengandung suatu zat yang dapat menahan laju pertumbuhan bakteri sehingga makanan tidak bisa busuk. Jenis makanan yang sering diawetkan adalah ikan.

Selain garam, bahan lain yang bisa dipakai untuk mengawetkan makanan yang kadar konsentrasinya sekitar 40%.

Agar bisa lebih awet lagi, kadar konsentrasi ini dapat ditingkatkan menjadi 70%. Maka bakteri atau mikroorganisme tidak akan bisa membusukan makanan yang sudah ; ini.

Jenis makanan yang paling sering diawetkan dengan cara seperti ini adalah manisan dari buah, susu, jeli atau agar-agar.

Teknik mengawetkan makanan lainnya yaitu dengan cara. Sistem yang bisa digunakan adalah dijemur, dipanaskan atau dioven dengan mesin.

Mikroorganisme dan bakteri yang suka tinggal di tempat-tempat basah dan punya kadar air lebih tinggi tidak akan bertahan hidup pada makanan yang dikeringkan sehingga tetap awet dan tahan lama. Jamur juga tidak bisa tumbuh pada jenis makanan ini.

Kebalikannya dari pengeringan adalah, yaitu memasukan makanan ke dalam tempat yang suhunya dibuat sangat rendah. Salah satu contoh yang paling sederhana adalah kulkas atau freezer. Makanan yang bisa diawetkan dengan sistem ini adalah daging, buah, telur, ikan, sayur atu sosis dan yang lainnya.

; adalah sistem yang juga sangat bagus untuk;mengawetkan makanan. Jika berada di tempat yang tertutup dan hampa udara serta tidak ada bakteri yang masuk, maka makanan yang dimasukan ke dalam kaleng tidak akan mudah mengalami pembusukan.

Dan sebelum dimasukan ke dalam kaleng, makanan ini ada yang diberi bahan pengawet lebih dulu. Jenis makanan yang sering dimasukan ke dalam kaleng antara lain adalah sayur, buah, daging, ikan, susu, teh, kopi dan lain-lain.

Teknik mengawetkan makanan yang terakhir yaitu;. Caranya adalah meletakan makanan di dalam suatu tempat atau wadah lalu diasapi dari samping dan bawah. Hasil dari sistem ini kurang begitu sempurnya sehingga harus di padu dengan sistem yang lain seperti pengeringan atau diasinkan.

Kalimat yang berkaitan dengan artikel : bahan makanan yang bisa diawetkan, bahan makanan yang diawetkan dengan pengasapan dapat bertahan lama ?,

cara mengawetkan makanan supaya tidak busuk dalam perjalanan jauh, contoh makanan yang diawetkan dengan cara dijemur, jenis bahan makanan yang bisa diawetkan, makanan diawetkan dengan cara, sayur yg bisa diawetkan dengan cara dikeringkan, tips menyimpan makanan agar tidak cepat rusak

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *